the legend of Petir and Hujan

why do you love me? that we must apart, when the time has come..

“kadang orang menghujat ku karena aku seperti tidak pernah sepenuh hati mencintai.. tapi terkadang orang lupa, bahwa mencintai mempunyai tahapannya sendiri.. kamu tidak bisa mendadak mengatakan itu Cinta, ketika kau tak pernah merasakan betapa menariknya tahapan menuju Cinta.. dan betapa aku menyukai proses utk bisa mengatakan Cinta, tulus dari dalam hati.. tapi belum selesai proses itu, pasti aku sudah ditinggalkan.. dan aku menjadi terlalu malas utk memulai suatu proses baru lagii.. karena aku terlalu lelah menyusunnya sempurna kembali.. karena Cinta, kau terlalu misterius utk diungkapkan secara instan :) …”
— i know i am nothing, but you gave me to be everything back then.. thankyou :)
“ingat sayang, cemburu itu memang perlu, tapi bisa juga jadi peluru..”
just like a fool..

just like a fool
i am still looking at you

just like a fool
i am still concern about you

just like a fool
i am still trying believe in you

even,

just like a fool
i am still loving you..

15 nov 2012 , bangkok 

a letter..

dear petir,

i am starting to write over here again.. i dont know why, i just want to tell you about this..

aku benci konfrontasi, aku bennci kekerasan, aku benci orang yg saling mencaci.. setiap kali liat film, aku selalu pengen skip hal-hal kayak gitu.. makanya, dalam hidup pun kadang aku kayak gituu.. aku selalu lari dari konfrontasi sama orang, dan aku lebih memilih diam atau menyuruh orang lain utk maju..
tapi, aku sadar, aku gag seharusnya kayak gitu terus.. aku gag bisa bergantung sm orang atau pun lari.. aku harus menghadapinya..
hal ini terlihat susah petir, since aku gag tau apakah aku gag pernah tau apa yg mestinya aku lakukan dalam keadaan kayak gini.. aku suka berkompetisi, tapi gag pake cheating.. aku suka berdebat, tapi bukan mencaci.. aku suka fighting, but fairly..
kenapa kamu gag ngajarin aku sih?? kenapa kamu gag membimbing ku?? aku bahkan gag tau apa yg harus aku lakukan dalam keadaan kayak gini, haruskah aku diam seribu bahasa.. terus diam dan lari dari kenyataan bahwa aku harus menghadapinya.. tapi aku terlalu takut petir, aku terlalu takut kalau aku menyakitimu..

love you,
hujan 

“i try hard to be cured, i dont need another wound …”
“i’ve no idea about what you did.. you such a thing that very fragile but evil … and in your eyes, i still such evil but …”
such a perfect couple with the same clothes … congratulation…

such a perfect couple with the same clothes … congratulation…

“aku terlalu takut untuk menatap cermin, karena aku terlalu takut melihat bayangan mataku sendiri yang sangat mirip dengan matamu..”